Media AS: Arab Saudi dan UEA Makin Dekat untuk Gabung dalam Perang Melawan Iran

5 hours ago 23

loading...

Media Amerika Serikat mengeklaim Arab Saudi dan Uni Emirat Arab semakin dekat untuk bergabung dalam perang melawan Iran. Foto/SPA

RIYADH - Surat kabar The Wall Street Journal (WSJ) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dalam laporannya mengeklaim bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mengambil langkah-langkah untuk bergabung dalam perang melawan Iran. Jika dikonfirmasi kedua negara Arab tersebut, ini akan menandai peningkatan pertempuran.

Laporan WSJ, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, pada Selasa (24/3/2026), menyebutkan bahwa Arab Saudi setuju untuk memberikan akses militer AS ke Pangkalan Udara King Fahd—sebuah perubahan sikap setelah mengatakan pangkalan-pangkalan kerajaan tidak dapat digunakan untuk menyerang rival lama Riyadh.

Baca Juga: Israel Playing Victim! Serang Iran Duluan, Begitu Dibalas Merasa Jadi Korban

Surat kabar itu juga mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa Uni Emirat Arab menutup rumah sakit dan kelab milik Iran—melemahkan sumber dukungan utama bagi Teheran.

Di sisi lain, menurut WSJ, sebuah video tampaknya menunjukkan bahwa beberapa rudal digunakan dalam serangan terhadap Iran diluncurkan dari negara Teluk lainnya, yakni Bahrain. Militer AS menolak untuk mengatakan apakah mereka mendapatkan bantuan dari negara-negara di kawasan itu dalam serangannya terhadap Teheran.

Langkah-langkah yang dilaporkan oleh mitra Teluk Washington menunjukkan bahwa mereka semakin frustrasi dengan Iran, yang telah menanggapi serangan AS dan Israel dengan menyerang target di beberapa negara tetangga. Serangan Israel pekan lalu terhadap ladang gas Iran memicu serangan balasan oleh Iran terhadap aset energi di seluruh Timur Tengah.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |