Trump Ingin Tunjukkan Momentumnya, Kenapa Iran Tak Terus Melawan?

5 hours ago 33

loading...

Donald Trump ingin tunjukkan momentumnya. Foto/X

TEHERAN - Presiden AS Donald Trump sebenarnya ingin menunjukkan momentumnya dalam Perang Iran dengannmeluncurkan Project Freedom. Tapi, apa yang dilakukannya selalu dilawan Iran karena menguasai Selat Hormuz dan memiliki banyak persediaan rudal serta drone.

Trump Ingin Tunjukkan Momentumnya, Kenapa Iran Tak Terus Melawan?

1. Iran Tak Bisa Dikendalikan Siapapun

Mark Pfeifle, seorang analis keamanan nasional AS, mengatakan Trump memahami bahwa Angkatan Laut AS saat ini tidak mampu “memindahkan setiap kapal melalui Selat Hormuz”. Tetapi ia ingin menunjukkan “beberapa momentum” melalui “Proyek Kebebasan”-nya, baik untuk pasar maupun untuk meningkatkan opini publik AS.

Pfeifle juga mengatakan bahwa “Iran sangat menderita” akibat blokade AS di pelabuhannya.

“Mereka melihat rial diperdagangkan sekitar 1,8 juta per dolar AS,” katanya, menambahkan bahwa penutupan internet yang hampir total oleh pemerintah Iran telah menciptakan kesulitan ekonomi tambahan.

“Tantangan bagi Trump adalah, dengan semua yang terjadi di dalam negeri Iran, ia masih belum mampu membawa mereka ke meja perundingan untuk menangani masalah nuklir mereka,” kata Pfeifle.

“Iran telah mengatakan ingin mengakhiri blokade, membuka Selat Hormuz, dan kemudian akhirnya menangani masalah nuklir. Dan itu adalah sesuatu yang tidak dapat dilakukan Trump dengan taktik negosiasinya.”


2. Menyerang UEA sebagai Bentuk Perlawanan

Laporan terbaru tentang rudal dan drone Iran yang ditembakkan ke arah UEA menunjukkan pembalasan Iran terhadap kondisi yang coba “dipaksakan AS di kawasan itu”, termasuk blokade pelabuhan Iran, kata Sultan Barakat, profesor di Universitas Hamad Bin Khalifa di Qatar.

“Saya pikir yang terjadi adalah Iran menolak untuk tunduk pada normal baru yang coba dipaksakan AS di kawasan itu,” kata Barakat kepada Al Jazeera.

“Saya pikir mereka perlu terus bermanuver dan sedikit mengguncang situasi agar hal itu tidak menjadi kenyataan.”

3. AS Melanggar Gencatan Senjata

Natasha Turak, seorang jurnalis di Dubai, mengatakan serangan Iran di Fujairah adalah “kelanjutan dari strategi Teheran dalam menyerang fasilitas energi di Teluk” setelah diserang oleh AS dan Israel.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |