Iran Akan Deklarasikan Zona Terlarang Baru di Luar Selat Hormuz

3 hours ago 21

loading...

Iran akan deklarasikan zona terlarang baru di luar Selat Hormuz. Foto/Press TV

TEHERAN - Pejabat tinggi keamanan Iran Mayor Jenderal Mohsen Rezaeimengumumkan bahwa zona terlarang baru akan diumumkan di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang. Dia memperingatkan bahwa kapal apa pun yang memasuki wilayah tersebut tanpa koordinasi dengan Teheran akan dimasukkan dalam daftar sanksi Iran.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi pada Minggu malam, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, mengatakan zona tersebut “akan dimulai dari garis blokade Angkatan Laut AS dan meluas ke beberapa bagian Teluk Persia,” yang mencakup wilayah pelabuhan pemuatan.

Kapal yang bergerak menuju selat dari kedua sisi dan memasuki wilayah yang ditentukan, katanya, akan dikenakan sanksi dengan konsekuensi asuransi dan lintas di masa depan.

Dia juga menjelaskan bahwa Selat Hormuz “sepenuhnya tertutup dan berada di bawah kendali angkatan bersenjata,” menolak klaim Presiden AS Donald Trump bahwa jalur perairan strategis itu tetap terbuka dan menyebutnya sebagai “kebohongan besar.”

Rezaei mengatakan bahwa sebelum Iran menutup selat itu, lebih dari 100 kapal yang membawa lebih dari 100 juta ton kargo melewati selat itu setiap hari. Saat ini, katanya, hanya tujuh hingga delapan kapal yang membawa barang-barang penting untuk Iran yang transit di jalur air tersebut.

“Amerika mencoba menyelundupkan lima hingga enam kapal dengan biaya besar, namun kapal-kapal ini biasanya diserang,” kata Rezaei. Dia menambahkan bahwa Iran belum memutuskan untuk menenggelamkan kapal penyelundup, karena kapal tersebut membawa minyak dan akan merusak lingkungan di kawasan.

Dia lebih lanjut mengumumkan bahwa sebuah memorandum mengenai koridor baru di Selat Hormuz akan ditandatangani dalam beberapa hari mendatang, dengan masuk dan keluar sepenuhnya di bawah manajemen Iran. Teheran, tegasnya, tidak akan memberikan komitmen untuk membuka kembali jalur perairan tersebut kecuali Washington mengakhiri ancaman dan agresi serta memulihkan kepercayaan Iran.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |