Ancaman PP 48/2025 Bagi Properti Kosong: Strategi Ubah Rumah Tua Menganggur Jadi Recurring Income

1 hour ago 30

loading...

JAKARTA - Membiarkan rumah tua atau bangunan keluarga kosong di lokasi strategis kini bukan lagi sekadar menanggung beban biaya perawatan, melainkan berisiko menghadapi sanksi hukum. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Telantar, pemerintah secara resmi dapat menertibkan, mengawasi, hingga mencabut izin atas aset properti yang dinilai terlantarkan atau tidak dimanfaatkan secara optimal.

Aturan ini menjadi peringatan langsung bagi Anda yang memiliki rumah tua menganggur di kawasan primer seperti Menteng, Kebayoran Baru, Pondok Indah, atau pusat kota lainnya. Banyak pemilik kini menghadapi situasi di mana rumah tua keluarga dibiarkan menjadi properti kosong baik karena anak-anak sudah memiliki hunian sendiri maupun aset warisan yang belum disepakati model pengelolaannya.

Akibatnya, aset bernilai puluhan miliar rupiah tersebut justru berubah menjadi 'beban pasif'. Anda tidak hanya dibayangi ancaman regulasi bangunan telantar, tetapi juga terus mengalami kebocoran finansial akibat tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) premium serta biaya pemeliharaan bangunan yang makin membengkak setiap tahunnya.

VP Marketing Rukita, Lika Aprilia Samiadi, menjelaskan bahwa rumah tua di lokasi strategis sebenarnya memiliki potensi cash flow yang sangat besar jika Anda tahu cara memanfaatkan nilai lokasinya.

"Kami memahami dilema para pemilik properti. Dijual, sayang, karena ada nilai sentimental dan potensi kenaikan harga tanahnya tinggi. Namun, kalau dibiarkan kosong, aset justru menyedot biaya operasional dan terancam oleh aturan bangunan telantar. Solusi terbaik bagi pemilik adalah mengalihkan fungsinya menjadi hunian sewa produktif yang menghasilkan recurring income tanpa harus mengorbankan kepemilikan aset," ujar Lika.

Menjawab Keraguan Pemilik: Solusi Proptech untuk Setiap Hambatan

Banyak pemilik properti enggan melangkah karena membayangkan rumitnya urusan renovasi dan bisnis sewa. Namun, kini Anda tidak perlu mengerjakannya sendiri. Pendekatan teknologi proptech hadir untuk menjawab setiap kekhawatiran Anda:

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |