Wanita Akhir Zaman Makin Diuji, UAH Ungkap 2 Amalan Penjaga Kemuliaan

14 hours ago 33

loading...

Ustaz Adi Hidayat, dai yang populer disapa UAH. foto istimewa

Menjadi wanita Muslimah di tengah kehidupan modern bukan perkara mudah. Tuntutan karier, keluarga, aktivitas sosial hingga derasnya arus media sosial kerap membuat perempuan harus membagi perhatian dalam banyak hal. Dalam kondisi tersebut, tak sedikit wanita yang merasa lelah secara mental karena berusaha memenuhi berbagai tuntutan kehidupan.

Persoalan ini turut menjadi perhatian Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam salah satu kajiannya, baru-baru ini. UAH menjelaskan bahwa Islam tidak melarang wanita untuk beraktivitas, bekerja maupun berniaga. Namun, seorang Muslimah tetap memiliki tuntunan agama yang perlu dijaga agar aktivitas tersebut tidak membuatnya meninggalkan kewajiban dan kehormatan dirinya.

Menurut UAH, salah satu kunci kemuliaan wanita adalah mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas kehidupan dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.


Dua Ciri Wanita Salihah dalam Al-Qur'an

Ustaz Adi Hidayat mengaitkan pembahasan mengenai wanita salihah dengan firman Allah dalam Al-Qur'an Surat An-Nisa ayat 34.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

فَالصّٰلِحٰتُ قٰنِتٰتٌ حٰفِظٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللّٰهُ

"Perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada karena Allah telah menjaga mereka."

Baca juga: Mengapa Perempuan Disebut Banyak Terkena Fitnah Akhir Zaman? Ini Penjelasan Hadis Nabi

UAH menjelaskan terdapat dua sifat penting yang tergambar dalam ayat tersebut, yakni qonitat dan hafidzatun lil ghaib.

Pertama, qonitat, yakni wanita yang memiliki ketaatan kepada Allah. Ketaatan tersebut bukan hanya diwujudkan melalui perilaku lahiriah, tetapi juga dilandasi kecintaan dan ketundukan kepada Allah.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |