loading...
Pasutri berinisial EU (65) dan P (60) yang tinggal di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat menjadi korban perampokan sadis. Foto/SindoNews
BEKASI - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial EU (65) dan P (60) yang tinggal di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat menjadi korban perampokan sadis pada Senin, 2 Maret 2026. Dalam peristiewa ini, sejumlah barang milik korban juga dilaporkan raib.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal menjelaskan, akibat penyerangan itu, sang suami ditemukan meninggal dunia. Sedangkan istrinya dalam keadaan luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Bapaknya meninggal dunia di tempat. Ibu lagi dioperasi sampai sekarang. Lagi dalam kondisi kritis,” kata Andi, Rabu (4/3/2026).
Baca juga: Sadis! Terjerat Utang Judi Online, Pria Rampok Tetangganya dan Bunuh Anak Kecil
Andi menjelaskan awal mula pasutri ditemukan tergeletak oleh anak perempuannya. Peristiwa itu terjadi pada pagi tadi menjelang sahur. Mulanya, anak korban biasanya dibangunkan sahur oleh orang tuanya. Namun saat kejadian, dia tidak dibangunkan hingga pukul 04.00 WIB.
"Nah ketika dia bangun dia kaget, wah ini kan bentar lagi imsak, akhirnya dia turun. Ketika turun dia lihat kok nggak ada jawaban, lampu masih mati," ujar dia.
Lihat video: Satu Keluarga Dihabisi, Kriminolog: Bukan Perampokan, Ada Motif Lain yang Disembunyikan
Saat itu, lanjut dia, sang anak masih mendengar suara ibunya secara sekilas. Namun saat sang anak menghampiri, gagang pintunya sudah rusak dan tidak bisa dibuka.


















































