Hamas Desak AS Hentikan Agresi Israel di Gaza

4 hours ago 21

loading...

Warga Palestina yang tewas dan terluka dalam serangan Israel dipindahkan ke Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Gaza, Palestina pada 6 Mei 2026. Foto/Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency

JALUR GAZA - Hamas mengatakan eskalasi Israel di Jalur Gaza merupakan "pelanggaran berkelanjutan" terhadap perjanjian gencatan senjata. Gerakan tersebut menyerukan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara yang menjamin perjanjian tersebut untuk campur tangan guna menghentikan serangan terhadap warga sipil.

"Eskalasi oleh tentara pendudukan di Jalur Gaza, dan serangan udara yang menargetkan lingkungan Al-Daraj dan Al-Zaytoun di Kota Gaza, dan Al-Mawasi di sebelah barat Khan Younis, yang mengakibatkan kematian beberapa warga dan melukai beberapa lainnya, merupakan pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani di Sharm el-Sheikh dan perpanjangan dari perang genosida yang sedang berlangsung," ungkap Hamas.

Ditambahkan, "Pemerintah pendudukan teroris terus melakukan kejahatan brutal terhadap rakyat kami di Jalur Gaza di bawah kedok perjanjian gencatan senjata, tanpa menghadapi reaksi apa pun yang akan mencegahnya dari pelanggaran serius terhadap perjanjian dan hukum humaniter internasional ini."

Hamas menyerukan kepada pemerintahan AS dan negara-negara yang menjamin perjanjian Sharm el-Sheikh untuk “bertindak segera untuk menahan pendudukan fasis dan memaksanya menghentikan agresinya terhadap orang-orang tak berdosa di Jalur Gaza.”

Gerakan tersebut juga mendesak, “Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga-lembaganya untuk mengambil posisi yang menjamin perlindungan bagi rakyat kami dan menghentikan mesin pembunuh Zionis dari menargetkan warga sipil Palestina.”

Sebelumnya pada hari Rabu, lima warga Palestina, termasuk seorang petugas polisi, tewas dan lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan dua kerumunan warga sipil dan satu kendaraan polisi di Jalur Gaza utara dan selatan.

Baca juga: Pelabuhan Iran Siap Beri Layanan Dukungan kepada Kapal-Kapal di Selat Hormuz

(sya)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |