Suahasil Diminta Tak Ikuti Jejak Purbaya, Evaluasi Tata Kelola Fiskal

6 hours ago 33

loading...

Menteri Keuangan Suahasil Nazara diminta tidak mengikuti jejak kebijakan fiskal pada era Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Aldhi Chandra

JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara diminta tidak mengikuti jejak kebijakan fiskal pada era Purbaya Yudhi Sadewa yang dinilai cenderung eksperimental, melainkan mengevaluasi tata kelola fiskal dan mengedepankan konsistensi kebijakan untuk memberikan kepastian kepada dunia usaha.

Ekonom dan pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengatakan Suahasil perlu mengambil kebijakan fiskal yang tegas dan menjadi antitesis dari pola sebelumnya, namun tetap mempertahankan kebijakan yang mampu mendorong industrialisasi dan daya beli masyarakat.

"Suahasil harus berani mengambil kebijakan fiskal yang tegas dan menjadi antitesis dari pola kebijakan era Purbaya yang cenderung eksperimental serta minim kepastian, meski keberanian mendorong industrialisasi dan daya beli tetap perlu dirawat," ujar Achmad dalam pernyataannya, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Menurut dia pengalaman Suahasil sebagai mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Wakil Menteri Keuangan menjadi modal untuk membenahi arah kebijakan fiskal. Namun, pengalaman tersebut perlu diikuti langkah struktural untuk meningkatkan kualitas belanja, penerimaan negara, serta tata kelola anggaran.

Achmad menilai menjaga defisit APBN di bawah 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) memang penting untuk memberikan kepastian kepada pasar, tetapi bukan satu-satunya ukuran kesehatan fiskal. Defisit 2,8-2,9% dinilai tidak cukup mencerminkan kondisi fiskal apabila dicapai melalui pemangkasan transfer ke daerah, subsidi yang tidak tepat sasaran, tekanan terhadap kelas menengah, atau pemindahan kewajiban di luar neraca negara.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |