loading...
PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terus memperkuat distribusi di sejumlah wilayah. FOTO/dok.SIndoNews
JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terus memperkuat distribusi di sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan energi masyarakat. Optimalisasi penyaluran dilakukan melalui berbagai langkah operasional, mulai dari penambahan armada mobil tangki hingga pengoperasian terminal BBM selama 24 jam.
"Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi pasokan dan distribusi BBM secara real time di seluruh wilayah operasional. Secara nasional stok dalam kondisi tersedia, dan penyaluran terus kami optimalkan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Baca Juga: Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Kitty menjelaskan antrean yang terjadi di sejumlah daerah bukan disebabkan keterbatasan stok BBM. Menurut dia, penyaluran produk gasoline maupun gasoil justru telah dilakukan di atas rata-rata kebutuhan normal masyarakat.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di sejumlah wilayah seperti Sumatera, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, dan daerah lainnya, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Fuel Terminal selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan agar proses penerimaan, penyiapan, dan distribusi BBM dapat berlangsung tanpa henti.
Selain itu, perusahaan juga menambah armada mobil tangki di wilayah dengan kebutuhan tinggi guna mempercepat distribusi ke SPBU. Pola operasi armada turut diatur agar pengiriman dilakukan lebih awal sehingga pasokan BBM sudah tersedia sebelum aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari.


















































