Sangkal Diskriminasi terhadap Perempuan, Ini Kronologi Amran Copot Konwil KPPG Surabaya

3 hours ago 18

loading...

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. FOTO/Tangguh Yudha

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan kronologi pencopotan Koordinator Wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Tiara Devi, yang menjadi sorotan di media sosial. Amran menegaskan keputusan tersebut tidak berkaitan dengan diskriminasi terhadap perempuan, melainkan berawal dari persoalan penyerapan telur peternak dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ada yang pelintir dan menginginkan supaya itu menyebar ke mana-mana, ke seluruh nusantara," kata Amran saat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga: Gara-gara SPPG Tak Serap Telur dari Peternak, Amran Copot Korwil KPPG Surabaya

Amran menjelaskan persoalan bermula dari aksi demonstrasi peternak ayam dari berbagai daerah yang memprotes penurunan harga telur. Pemerintah kemudian menggelar pertemuan di Surabaya dengan melibatkan peternak, pengusaha, dan pelaku usaha besar untuk mencari penyebab turunnya harga komoditas tersebut.

Dari pertemuan itu, pemerintah menemukan salah satu persoalan terkait belum optimalnya penyerapan telur peternak oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk kebutuhan program MBG. “Kita cek di mana masalahnya. Nah di Surabaya, kenapa harga turun, salah satu penyebabnya adalah SPPG ini tidak membeli telur dari peternak dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah,” ujar Amran.

Menurut Amran, tidak ada SPPG di Surabaya yang membeli telur peternak sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Kondisi tersebut kemudian mendorong pemerintah mencari pihak yang bertanggung jawab mengoordinasikan KPPG di wilayah Surabaya. "Seluruh, satu pun tidak ada yang membeli di Surabaya. Nah, wajib kami tanya, siapa koordinatornya?" kata Amran.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |