loading...
Bupati Lebak, Hasbi A Jayabaya mengatakan pembangunan jalan poros desa produktif dirancang bukan sekadar memperbaiki akses, melainkan membuka peluang ekonomi. Foto/Ist
LEBAK - Komitmen pembangunan Kabupaten Lebak lima tahun ke depan tak hanya tertuang di atas kertas. Di bawah kepemimpinan Hasbi Jayabaya – Amir Hamzah, visi Lebak Rukun, Unggul, Hegar, Aman dan Yakin (Ruhay) dijabarkan konkret dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebak 2025-2029.
Di antara 15 proyek prioritas, salah satu proyek strategis daerahnya adalah pembangunan jalan poros desa produktif yang menjadi tulang punggung transformasi wilayah. Pemerintah Kabupaten Lebak menempatkannya sebagai instrumen pemerataan infrastruktur sekaligus penguat konektivitas antar desa, antar kecamatan, hingga ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Baca juga: Heboh Rombongan Truk DLH Serang Buang Sampah di Lebak Diduga Tanpa Izin
Bupati Lebak, Hasbi A Jayabaya mengatakan jalan poros desa produktif dirancang bukan sekadar memperbaiki akses, melainkan membuka peluang. Infrastruktur ini menjadi penghubung kawasan pertanian, sentra UMKM, destinasi wisata, hingga wilayah berbasis ekonomi hijau dan biru.
Ketika akses terbuka, distribusi hasil bumi menjadi lebih cepat, biaya logistik menurun, dan daya saing produk lokal meningkat. "Ayok kita bangun Kabupaten Lebak bersama-sama agar lebih maju dan lebih baik lagi," kata Hasbi, dikutip Senin (23/2/2026).
Menurut dia, kehadiran jalan yang mantap juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Mobilitas hasil pertanian dari desa ke pasar berjalan lebih efisien, meminimalkan kerugian pascapanen sekaligus menjaga stabilitas pasokan.


















































