Investasi Lapangan Mini Soccer: Modal, Biaya, dan Potensi Keuntungan

8 hours ago 24

loading...

Foto: Doc. Istimewa

JAKARTA - Investasi lapangan mini soccer semakin banyak dilirik karena tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola. Selain menjadi fasilitas olahraga, lapangan juga dapat menjadi aset produktif dengan pendapatan yang berasal dari penyewaan per jam.

Menariknya, bisnis ini memiliki model pendapatan yang cukup sederhana, yaitu melalui penyewaan lapangan berdasarkan durasi. Namun, sebelum membangun, investor perlu memahami bahwa kebutuhan modal setiap proyek bisa lapangan mini soccer bisa berbeda.

Berapa Biaya untuk Membangun Lapangan Mini Soccer?
Biaya pembangunan lapangan mini soccer dipengaruhi oleh ukuran dan kondisi lahan, spesifikasi konstruksi, jenis rumput sintetis, sistem drainase, lampu, pagar, serta fasilitas pendukung lainnya. Sebagai estimasi awal, lapangan standar 30 × 50 meter membutuhkan biaya sekitar Rp850 juta–Rp1 miliar, sedangkan lapangan ukuran internasional 40 × 60 meter berada di kisaran Rp950 juta–Rp1,3 miliar. Estimasi tersebut dapat lebih tinggi apabila proyek membutuhkan spesifikasi konstruksi, material, fasilitas pendukung, atau kondisi lahan yang memerlukan pekerjaan tambahan.

Selain itu pemilihan spesifikasi yang tepat menjadi penting karena lapangan akan digunakan secara rutin. Dalam tahap ini, bekerja sama dengan penyedia jasa pembangunan lapangan mini soccer seperti ARS Multi Sport dapat membantu menyesuaikan spesifikasi dengan kondisi lahan dan konsep bisnis yang ingin dikembangkan.

ARS Multi Sport adalah kontraktor pembangunan lapangan mini soccer yang dapat membangun lapangan mini soccer dari 0, mulai dari persiapan, pekerjaan konstruksi, sistem drainase, pemasangan rumput sintetis, hingga pemasangan pagar dan jaring pengaman. Selain lapangan utama, ARS Multi Sport juga dapat mengerjakan berbagai fasilitas pendukung seperti lampu penerangan, tribun, ruang ganti, toilet, kantor, dan fasilitas lainnya, sehingga seluruh kebutuhan pembangunan dapat dikerjakan secara lebih terintegrasi dalam satu proyek.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |