Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026

7 hours ago 23

loading...

Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026

KUDUS - Seri perdana Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 melahirkan dua juara baru sepak bola putri Indonesia. Goal Aksis Cimahi tampil sebagai kampiun sektor U-15, sementara Akademi Persib Bandung keluar sebagai juara U-18 pada partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7).

Goal Aksis memastikan gelar juara U-15 setelah mengalahkan Cipta Cendikia Football Academy Bogor melalui drama adu penalti dengan skor 4-3, setelah bermain imbang tanpa gol selama waktu normal. Di kategori U-18, Akademi Persib Bandung tampil dominan dengan kemenangan telak 5-0 atas Putri Garut.

Elbian Jadi Penentu Gelar Goal Aksis

Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026

Final U-15 berlangsung ketat sejak awal laga. Kedua tim saling bergantian menekan, namun rapatnya lini pertahanan membuat skor tetap 0-0 hingga peluit akhir waktu normal berbunyi.

Pada babak adu penalti, empat eksekutor Goal Aksis yakni Dian Aprilia Pary, Alika Nailah Arkana Oskar, Bilqis Fatimah Az Zahra, dan Amanda Fitriani sukses menjalankan tugas dengan sempurna. Penjaga gawang Elbian Defika Aryasatya menjadi pahlawan setelah menepis satu tendangan penalti lawan sehingga Goal Aksis menang 4-3.

Salah satu algojo Goal Aksis, Bilqis Fatimah Az Zahra, menyebut gelar juara tersebut sebagai buah dari kerja keras tim selama sebulan terakhir.

“Inilah hasil latihan kami pagi dan sore, setiap hari. Kami buktikan hasilnya di panggung nasional ini,” ujar dia.

Bilqis juga mengapresiasi Hydroplus Soccer League yang dinilainya memberi kesempatan bertanding lebih banyak bagi pemain putri.

“Adanya Hydroplus Soccer League membantu kami untuk memiliki kesempatan lebih sering bertanding. Dengan sistem kompetisi berbentuk liga, kami bertanding sekali seminggu, sehingga otomatis jam terbang kami bertambah. Jika minggu ini permainan kami dinilai kurang maksimal kami masih bisa mengevaluasi dan memperbaiki di pekan berikutnya,” kata Bilqis.

Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menegaskan kemenangan ini menjadi pelajaran penting bagi para pemain untuk bersikap profesional sejak dini.

“Saya ingin meyakinkan kepada pemain kami bahwa usaha keras yang dilibatkan dengan doa serta kerja keras pasti akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Maknanya, lebih baik bekerja keras dari sekarang dan bersungguh-sungguh agar apa yang kalian impikan dapat tercapai. Layaknya atlet profesional mereka mengisi masa libur dengan tetap aktif. Dan untuk fase berikutnya, kami tidak akan cepat puas atau statis di posisi ini. Kami ingin melampaui limit demi limit hari demi hari dengan peningkatan yang signifikan,” ucap Coach Budi.

“Turnamen ini mendongkrak motivasi bagi atlet muda untuk rajin berlatih demi menyambut musim kompetisi. Ajang ini juga menjadi wadah penting karena mengakomodir banyak bakat yang di luar sana jarang terkena sorotan. Bagi para pemain putri di luar sana, mari keluar dari zona nyaman kalian. Sekarang wadah kompetisinya sudah tersedia melalui Hydroplus Soccer League. Segera cari tim yang siap menampung bakat hebat kalian,” tandas Coach Budi.

Akademi Persib Bandung Menang 5-0

Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026

Di final U-18, Akademi Persib Bandung langsung tampil agresif dengan skema 4-3-3. Sucy Kanya Sholehah menjadi bintang dengan mencetak hattrick pada menit ke-11, 32, dan 34 melalui skema direct ball dari lini tengah. Satu gol tambahan pada babak pertama dicetak Nasywa Salsabila Fatah pada menit ke-37.

Pada babak kedua, Nasywa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55 setelah menerima umpan Auliah Arifah. Skor 5-0 bertahan hingga pertandingan usai.

Kapten Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza, menyebut gelar juara ini sebagai hasil dari semangat pantang menyerah timnya.

"Pastinya saya bangga dengan tim, karena mereka tidak menyerah di awal. Yang juara itu dilihat dari siapa yang mau berlari (bekerja lebih keras). Jadi kami walaupun di awal sempat kalah dari Arema, akhirnya bisa membuktikan untuk menjadi sang juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan tim U-18 ini. Ini juga akan menjadi last dance saya di kategori U-18 karena tahun depan usia saya sudah naik. Jadi ini juga saya dedikasikan untuk junior saya Akademi Persib Bandung agar mereka melanjutkan perjuangan ke depannya,” ungkap sang kiper.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |