El Nino Bikin Kemarau 2026 Lebih Panjang, Puncaknya hingga September

16 hours ago 32

loading...

BMKG mencatat fenomena El Nino sangat kuat membuat musim kemarau lebih kering dan panjang di sejumlah wilayah Indonesia. Puncaknya di bulan September 2026. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA - Fenomena El Nino sangat kuat membuat musim kemarau 2026 lebih kering dan berlangsung lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puncak musim kemarau terjadi secara bertahap hingga September 2026.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan kondisi kekeringan masih berlangsung di tengah musim kemarau dan pengaruh El Nino yang sangat kuat.

Baca juga: BMKG: Musim Hujan di Indonesia Mulai Bulan November 2026

“Di tengah kondisi kekeringan yang masih berjalan saat ini, karena musim kemarau dan El Nino sangat kuat beserta dampak turunannya, kedatangan musim hujan tentunya ditunggu oleh banyak pihak, sektor-sektor strategis, termasuk kita semua untuk beralih dari kondisi kekeringan ini,” kata Faisal dalam konferensi pers prediksi musim hujan 2026-2027, Selasa (22/9/2026).

Faisal mengatakan El Nino saat ini berada pada fase sangat kuat. Berdasarkan pemantauan BMKG, anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik pada periode Juli, Agustus, September 2026 mencapai +2,63.

Baca juga: BMKG: September 2026 Masih Jadi Fase Kritis Karhutla, El Nino Bertahan hingga 2027

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |