Eks Menhan AS: Netanyahu Bilang Iran Runtuh pada Serangan Pertama, Dia Salah Besar!

3 hours ago 19

loading...

Mantan Menteri Pertahanan AS Robert Gates ungkap PM Israel Benjamin Netanyahu pernah melobi AS agar menyerang Iran pada 2009. Foto/Screenshot CBS

WASHINGTON - Robert Gates, mantan direktur CIA yang juga mantan menteri pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS), mengungkap percakapan tahun 2009 dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Saat itu, pemimpin Zionis itu meyakinkannya untuk menyerang Iran karena republik Islam itu akan runtuh pada serangan pertama.

Berbicara di acara "Face the Nation" CBS pada hari Minggu, Gates mengatakan Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut selama pertemuan pada Juli 2009, menggambarkan kepemimpinan Iran sebagai rapuh secara politik.

Baca Juga: Ini 5 Syarat AS untuk Iran, Salah Satunya Serahkan 400 Kg Uranium

Gates adalah direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) di bawah pemerintahan Presiden George H.W. Bush. Dia kemudian menjadi Menhan ke-22 AS dari 2006 hingga 2011 di era Presiden George W. Bush dan dipertahankan oleh Presiden Barack Obama.

Menurut Gates, Netanyahu saat itu begitu yakin bahwa rezim Iran akan runtuh pada serangan pertama.

Gates mengatakan bahwa dia sangat tidak setuju dengan prediksi tersebut pada saat itu. Dia lantas memperingatkan Netanyahu bahwa asumsi itu merupakan kesalahan penilaian tentang ketahanan internal Iran.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa dia salah besar,” kata Gates, menambahkan bahwa Netanyahu meremehkan “ketahanan rakyat Iran.”

Penjelasan mantan kepala Pentagon ini menawarkan wawasan langka tentang perselisihan yang telah berlangsung lama antara pejabat AS dan Israel mengenai bagaimana Teheran akan menanggapi aksi militer langsung.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |