loading...
Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI terus mempercepat persiapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Seimanggaris di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Foto: Ist
NUNUKAN - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI terus mempercepat persiapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Seimanggaris di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Pembangunan PLBN diproyeksikan tidak hanya menjadi pintu perlintasan resmi Indonesia–Malaysia, tetapi juga memperkuat Gerbang Negara sekaligus membuka koridor ekonomi Kalimantan Utara yang terhubung dengan kawasan Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).
Komitmen tersebut ditandai dengan peninjauan dua alternatif lokasi pembangunan PLBN Seimanggaris oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI Nurdin didampingi Asisten Deputi Pengelolaan Lintas Batas Negara Siti Metrianda Akuan, Selasa (21/7/2026).
Baca juga: Jajaran BNPP Didorong Lakukan Branding Pengelolaan Perbatasan
Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dari berbagai aspek, mulai dari kondisi lahan, aksesibilitas, konektivitas lintas batas, hingga kesesuaian dengan rencana pengembangan kawasan.
Nurdin menjelaskan BNPP tengah mengkaji lokasi yang paling layak secara teknis maupun strategis agar pembangunan PLBN Seimanggaris dapat terintegrasi dengan titik masuk dan keluar (entry-exit point) di wilayah Malaysia.
“Kami telah meninjau dua alternatif lokasi PLBN Seimanggaris. Selanjutnya perlu dipastikan titik yang paling tepat secara teknis dan strategis, termasuk kesesuaiannya dengan entry-exit point di sisi Malaysia, sehingga gerbang kedua negara dapat terhubung dalam satu sistem perlintasan yang terpadu,” ujar Nurdin.
Penetapan titik perlintasan bersama Indonesia dan Malaysia merupakan salah satu syarat utama dalam pemenuhan readiness criteria pembangunan PLBN.


















































