Trump Kesal Pangkalan AS Digempur Iran, Janji Serang Teheran dengan Keras

4 hours ago 29

loading...

Presiden Donald Trump kesal setelah pangkalan militer AS di Yordania jadi sasaran serangan balasan Iran. Dia janji akan serang Iran dengan keras. Foto/The White House

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump marah setelah pangkalan militer Amerika di Yordania jadi sasaran serangan balasan Iran. Dia pun berjanji akan menyerang republik Islam tersebut dengan keras.

Iran melancarkan serangan rudal balistik dan drone terhadap dua pangkalan jet tempur AS di Yordania pada hari Senin setelah serangan udara Amerika menghantam Pulau Larak di Selat Hormuz.

Baca Juga: Iran Balas Dendam, Bombardir 2 Pangkalan Jet Tempur AS di Yordania

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa serangan mereka menargetkan Pangkalan Udara King Hussein dan Al-Azraq di Yordania sebagai balasan atas serangan AS—yang menurut Teheran telah menewaskan dua tentara Iran serta seorang warga sipil, dan melukai beberapa orang lainnya.

"Akan ada respons," kesal Trump kepada jurnalis Fox News, Trey Yingst, melalui telepon, yang dilansir Selasa (1/9/2026). "Kami akan menghantam mereka dengan keras," lanjut dia.

Yordania mengeklaim bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat delapan rudal yang memasuki wilayah udaranya, dan tidak ada kerusakan yang dilaporkan secara resmi di darat. Sedangan Trump mengeklaim bahwa pasukan AS membiarkan satu rudal Iran masuk menembus pertahanan mereka setelah menilai bahwa rudal tersebut tidak akan menghantam sasaran yang signifikan.

Meskipun mengancam akan melakukan tindakan militer lebih lanjut, Trump mengisyaratkan bahwa negosiasi masih mungkin dilakukan. "Mereka sangat ingin bertemu," katanya. "Sanksi-sanksi yang diterapkan benar-benar berdampak kuat," imbuh dia.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Teheran tidak mencari perang namun akan memberikan respons tegas terhadap serangan lebih lanjut.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |