Rupiah Jatuh ke Rp17.696 per USD, Suku Bunga The Fed dan Reshuffle Menkeu Jadi Sentimen

1 hour ago 22

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah ke level Rp17.696 per dolar AS pada perdagangan, Rabu (16/9/2026). Foto/Dok

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah ke level Rp17.696 per dolar AS pada perdagangan, Rabu (16/9/2026). Kejatuhan nilai mata uang Garuda ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal berupa ancaman krisis energi Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, serta faktor internal terkait tantangan fiskal dan kenaikan utang luar negeri yang diprediksi masih menahan rupiah di zona pelemahan pada perdagangan besok.

Tekanan terhadap mata uang Garuda pada perdagangan hari ini dipicu oleh akumulasi ketidakpastian global dan dinamika internal yang menahan selera risiko investor. Kondisi tersebut diperkirakan masih akan membayangi langkah rupiah pada perdagangan Kamis besok dengan kecenderungan ditutup di zona merah.

Baca Juga: Rupiah Melemah, IHSG Turun 1,13% ke 6.461 Sore Ini

"Rupiah hari ini ditutup melemah tipis 2 poin di level Rp17.696 per dolar AS, dan untuk perdagangan besok mata uang rupiah diprediksi bergerak fluktuatif namun tetap ditutup melemah di rentang Rp17.690 hingga Rp17.750," ujar Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi dalam analisisnya, Rabu (16/9).

Dari sisi eksternal, lonjakan ketegangan geopolitik kian mengancam stabilitas pasokan energi dunia. Awal bulan ini, kelompok Houthi berhasil menguasai posisi strategis di sepanjang Laut Merah yang memicu rentetan serangan terhadap kapal tanker di Selat Bab el-Mandeb.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |