Kemlu: Tak Ada Korban WNI dalam Insiden Penembakan di Masjid San Diego California

3 hours ago 23

loading...

Insiden penembakan mengguncang masjid terbesar di San Diego, California, AS. Lima orang tewas, termasuk 2 tersangka. Foto/Screenshot 6abc.com

JAKARTA - Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di depan Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, pada Senin, 18 Mei 2026.

"Kementerian Luar Negeri melalui KJRI Los Angeles telah menerima informasi terkait insiden penembakan yang terjadi di Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California," kata Heni, Selasa (19/5/2026).

Heni memastikan pihak San Diego Police Department (SDPD) masih menyelidiki motif dari insiden tersebut. "Berdasarkan informasi yang diperoleh, terdapat sejumlah 3 orang yang menjadi korban jiwa," katanya.

Baca juga: Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka

Heni mengatakan KJRI Los Angeles telah menyampaikan sejauh ini belum terdapat laporan terkait WNI yang menjadi korban maupun terdampak insiden tersebut.

"Kementerian Luar Negeri dalam hal ini KJRI Los Angeles akan senantiasa memantau perkembangan penanganan insiden oleh otoritas setempat," pungkasnya.

Lihat video: Siapa di Balik Penembakan Trump? Konspirasi Besar di Balik Konflik Iran-Israel

Sementara diketahui, pelaku penembakan di depan Pusat Islam San Diego, California, adalah remaja berusia 17 tahun dan 19 tahun. Mereka melepaskan tembakan di Senin (18/5) siang waktu setempat atau Selasa pagi WIB. Penembakan itu menewaskan tiga orang di luar masjid, salah satunya petugas keamanan.

(cip)

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |