Iran Tembakkan Rudal Jelajah Qader ke Kapal Induk Amerika USS Abraham Lincoln

11 hours ago 21

loading...

Iran klaim tembakkan rentetan rudal jelajah ke kapal induk USS Abraham Lincoln milik Amerika Serikat. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist Seaman Zoe Simpson

TEHERAN - Iran mengeklaim bahwa pasukannya telah menembakkan rentetan rudal jelajah ke kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln. Klaim ini disampaikan pada hari Rabu saat serangan terus menghujani Timur Tengah meskipun ada upaya diplomatik melalui jalur belakang untuk mengakhiri perang yang hampir berjalan empat minggu.

“Rudal jelajah Qader Angkatan Laut Iran (rudal anti-kapal berbasis darat) menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln milik AS dan memaksanya untuk mengubah posisinya,” bunyi pernyataan militer Iran, sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Ini Daftar 15 Poin Tawaran Gencatan Senjata AS, Iran Beri Isyarat Menolak

Pernyataan itu mengutip Kepala Angkatan Laut Laksamana Shahram Irani, yang mengatakan: "Pergerakan kelompok kapal induk tersebut terus dipantau... dan segera setelah armada musuh ini memasuki jangkauan sistem rudal kami, armada tersebut akan menjadi sasaran serangan dahsyat oleh Angkatan Laut Iran.”

Perang yang berkobar ini dimulai pada 28 Februari dengan serangan udara gabungan AS dan Israel terhadap Iran. Perang dengan cepat melanda seluruh kawasan Timur Tengah, menyebabkan harga minyak meroket dan mengancam mengacaukan ekonomi global.

Para diplomat mengatakan mereka bekerja di balik layar untuk menyampaikan pesan antara pihak-pihak yang bertikai, meskipun ada pernyataan publik yang kontradiktif tentang apakah pembicaraan benar-benar terjadi.

Namun, aktivitas militer tidak mereda, dengan target di Iran, Israel, Lebanon, Bahrain, Kuwait, Yordania, dan Arab Saudi semuanya menjadi sasaran serangan.

Dari ibu kota Iran, Shayan yang berusia 40 tahun mengatakan kepada AFP: "Ada bensin, air, dan listrik. Tetapi ada rasa ketidakberdayaan di antara kita semua. Kami tidak tahu harus berbuat apa, dan sebenarnya tidak ada yang bisa kami lakukan."

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |