Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence

3 hours ago 23

loading...

Para pimpinan industri berfoto bersama dalam Indonesia Tourism Xchange 2026 perdana digelar di The Langham, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Sektor hotel mewah Indonesia resmi kembali ke tingkat okupansi sebelum pandemi Covid-19. Pencapaian ini melampaui semua kelas hotel lainnya dan menandakan babak baru permintaan perjalanan premium, tepat saat industri pariwisata nasional memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

Pemulihan ini menjadi sorotan utama dalam Indonesia Tourism Xchange 2026 (ITX 2026) perdana yang digelar di The Langham, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Forum tersebut menghadirkan lebih dari 400 pemimpin industri dari sektor perhotelan, pariwisata, investasi, data, keberlanjutan, hingga real estat berlabel dagang.

Sebagai tuan rumah dan mitra, The Langham, Jakarta memberi konteks yang tepat bagi diskusi. Lokasinya di salah satu alamat paling prestisius di ibu kota menghubungkan acara dengan percakapan yang lebih luas seputar perjalanan premium, pengembangan kawasan mixed-use, dan perhotelan berbasis merek. Baca juga: ITX 2026 Perkuat Sinergi Industri Pariwisata dan Perhotelan Nasional

Wakil Presiden Regional Operasional Asia, Langham Hospitality Group, Sherona Shng mengatakan, wisatawan mewah yang datang ke Indonesia tidak mencari replika dari hotel global. "Mereka mencari makna, konteks, dan rasa tempat. Merek yang berhasil di sini adalah yang memahami kompleksitas budaya Indonesia dan menghadirkan pengalaman yang sangat personal, bukan yang distandardisasi,” katanya.

Okupansi hotel mewah di Indonesia kembali ke level sebelum pandemi selama 12 bulan yang berakhir Maret 2026, melampaui kelas hotel lainnya dan menegaskan ketahanan permintaan perjalanan kelas atas. Menurut STR, divisi analitik hotel dari CoStar Group, okupansi hotel mewah di Indonesia untuk 12 bulan yang berakhir Maret 2026 telah kembali ke level sebelum pandemi. Angka ini mengungguli semua kelas hotel lain yang masih tertinggal 5,5 poin persentase.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |