IHR 2026 Bawa Pacuan Kuda Indonesia ke Panggung Dunia

4 hours ago 22

loading...

IHR 2026 Bawa Pacuan Kuda Indonesia ke Panggung Dunia. Foto: Sarga.co

JAKARTA - Pacuan kuda Indonesia mulai dikembangkan dengan pendekatan yang lebih modern melalui Indonesia's Horse Racing (IHR) yang digagas Sarga.co. Ajang tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi, tetapi juga bagian dari ekosistem olahraga, hiburan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Sarga.co yang berdiri pada 2023 mengembangkan IHR sebagai intellectual property (IP) pacuan kuda profesional. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya membangun industri pacuan kuda Indonesia agar semakin profesional dan memiliki jangkauan yang lebih luas.

Pada 2025, IHR menggelar sembilan event dengan mengusung tema 'The Race of Rising Stars'. Memasuki 2026, IHR membawa tema 'Race to the World Stage' melalui rangkaian delapan kejuaraan yang digelar bersama Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) mulai Februari hingga November 2026.

Sejumlah agenda tersebut mencakup Jateng Derby di Semarang, Triple Crown Seri 1 di Bantul, Triple Crown Seri 2 di Semarang, Piala Paku Alam di Bantul, Indonesia Derby di Pangandaran, Merdeka Cup di Sumatera Barat, Kejurnas Seri II di Sulawesi Utara, hingga Piala Hamengku Buwono X di Yogyakarta. Rangkaian kejuaraan itu digelar di sejumlah daerah dengan konsep yang menggabungkan kompetisi pacuan kuda dan potensi lokal.

Sebaran lokasi menjadi salah satu bagian dari konsep IHR untuk mempertemukan kompetisi dengan karakter, sejarah, serta tradisi daerah. Penyelenggaraan IHR juga diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan lokal kepada penonton yang mengikuti rangkaian perlombaan.

Tema 'Race to the World Stage' turut diterapkan melalui peningkatan kualitas produksi dan distribusi siaran. Sejumlah event IHR untuk pertama kalinya diproduksi menggunakan bahasa Inggris guna menjangkau penonton serta komunitas pacuan kuda internasional.

VP Marketing & Operation Sarga.co, Kevin Jonathan, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi membawa pacuan kuda Indonesia kepada audiens global. Upaya itu dilakukan dengan menghadirkan siaran yang memiliki standar internasional dalam rangkaian IHR 2026.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |