loading...
Inovasi Muda resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan riset dan pengembangan program berbasis keberlanjutan. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Lembaga Inovasi Muda resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan riset dan pengembangan program berbasis keberlanjutan. Sinergi ini dirancang sebagai langkah awal untuk mendorong penguatan inovasi daerah yang selaras dengan potensi lokal dan kebutuhan riil masyarakat di Kabupaten Majalengka.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih inovatif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Majalengka, Eman Suherman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (26/5).
Baca Juga: Inovasi Muda dan Universitas Ciputra Cetak Greenpreneur Melalui Kompetisi Bisnis Hijau
Eman menjelaskan, kesepakatan multipihak yang turut melibatkan jajaran pemerintah daerah dan TP PKK ini berupaya membangun ekosistem kolaboratif yang inklusif. Melalui pemetaan potensi daerah, fokus kerja sama akan diarahkan pada penguatan kapasitas generasi muda serta pengembangan inisiatif lapangan kerja hijau (green jobs).
Sebagai wujud nyata implementasi di lapangan, kedua belah pihak langsung memperkenalkan program bertajuk "Majalengka Emas". Program lingkungan ini berfokus pada tata kelola sirkular ekonomi lewat skema "Tukar Jelantah Jadi Rupiah" guna merangsang partisipasi aktif warga lokal.
Melalui mekanisme berbasis komunitas tersebut, masyarakat didorong mengumpulkan minyak jelantah rumah tangga untuk dikonversi menjadi nilai ekonomi. Komoditas limbah ini ditampung sementara pada fasilitas penimbangan khusus bernama BioDrop sebelum disalurkan ke rantai hilir industri pengolahan.


















































