Arab Saudi Akui Ibu Kotanya Diserang Rudal Houthi, Perang Makin Meluas

10 hours ago 40

loading...

Kepulan asap membumbung di Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, pada Sabtu (19/9/2026). Arab Saudi akui Riyadh diserang rudal oleh kelompok Houthi Yaman, namun rudal tersebut ditembak jatuh. Foto/X @InsiderGeo

RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mengonfirmasi bahwa kelompok Houthi Yaman telah menyerang Riyadh dengan rudal balistik. Ini merupakan serangan pertama yang menargetkan ibu kota kerajaan tersebut, dan menandai meluasnya pertempuran yang secara tidak langsung menjadi imbas dari perang Iran.

Konfirmasi itu disampaikan koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi Houthi pada hari Sabtu, tak lama serangan terjadi saat fajar. Koalisi mengeklaim rudal yang ditembakkan Houthi berhasil dicegat.

Baca Juga: Setelah Makkah, Riyadh Jadi Target Pertama Serangan Drone Houthi

Sejumlah suara ledakan terdengar di Riyadh dan gangguan besar dilaporkan terjadi di Bandara Internasional King Khalid pada Sabtu pagi. Situs pelacak penerbangan FlightRadar24 melaporkan sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan dan pembatalan.

Sejumlah warga di Riyadh mengaku mendengar suara ledakan. Tak lama kemudian, beberapa warga melihat kepulan asap di dekat bandara. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan.

"Saya mendengar alarm, kemudian jendela rumah saya bergetar," kata seorang warga berusia 27 tahun di Riyadh bagian utara. "Itu benar-benar menakutkan. Saya tidak menyangka hal seperti ini akan terjadi," katanya lagi, yang dikutip BBC, Minggu (20/9/2026) tanpa disebutkan identitasnya.

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengirimkan peringatan melalui telepon pada malam hari yang memperingatkan potensi bahaya di Riyadh dan sejumlah wilayah lainnya. Peringatan tersebut kemudian dinyatakan berakhir pada Sabtu pagi.

Read Entire Article
Budaya | Peduli Lingkungan| | |