loading...
Puluhan Anggota Parlemen Inggris tuntut PM Keir Starmer mengundurkan diri setelah Partai Buruh kalah dalam pemilu lokal. Foto/X @Keir_Starmer
LONDON - Sebanyak 70 Anggota Parlemen (MP) dari Partai Buruh menuntut agar Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengundurkan diri. Musababnya, Partai Buruh menjadi pihak yang paling kalah dalam pemilu lokal pekan lalu, kehilangan lebih dari 1.300 kursi dewan di seluruh negeri.
Mengutip laporan Sky News, Selasa (12/5/2026), setidaknya tiga anggota junior pemerintahan Starmer sejauh ini telah mengundurkan diri dari posisi mereka.
Baca Juga: Takut Dikudeta, Tim PM Inggris Keir Starmer dalam Mode Bunker
Berdasarkan aturan Partai Buruh, tantangan kepemimpinan formal akan membutuhkan dukungan dari setidaknya 81 Anggota Parlemen partai, seperlima dari total anggota partai di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Mantan menteri luar negeri dan Anggota Parlemen Partai Buruh, Catherine West, mengumumkan bahwa ia sedang mengumpulkan dukungan untuk memulai proses dan memilih pemimpin baru pada bulan September.
“Hasil Kamis lalu menunjukkan bahwa PM telah gagal menginspirasi harapan,” tulisnya di X. “Yang terbaik untuk partai dan negara sekarang adalah transisi yang tertib.”
Dalam pidatonya pada Senin pagi, Starmer mengakui bahwa “tidak ada yang bisa ditutupi” mengenai skala kekalahan yang diderita Partai Buruh tetapi berjanji untuk tetap menjabat dan merebut kembali dukungan.
Dia berjanji untuk membangun kembali hubungan Inggris dengan Uni Eropa dan membuat Inggris “lebih adil".


















































